teropong selatan

Masyarakat Diminta Tidak Panik, Selalu Waspada dan Taati Prokes

Masyarakat Kota Ba'a dan sekitarnya tampak antusias mendapatkan vasinasi yang digelar Kejari Rote Ndao dalam rangka memperingati HBA ke-61 dan HUT ke-21 IAD Senin (19/07/2021) siang. Tampak sejumlah warga mengantre di depan pagar kantor Kejari Rote Ndao. Foto: Dok.TS

Ba’a, teropongselatan.com—Walau perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao satu pekan terakhir mulai Senin (12/07/2021) hingga Senin (19/07/2021), meningkat dari 237 menjadi 406 kasus. Namun, masyarakat diminta tidak panik dan selalu mentaati Protokol Kesehatan (Prokes), sehingga membantu meminimalisir penyebaran virus tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao Jonas M Selly kepada wartawan di kantor Bupati Rote Ndao, Senin (19/07/2021) petang.

Jonas merinci, sebaran 406 kasus tersebut terdapat di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Rote Ndao, yakni Kecamatan Lobalain sebanyak 146 kasus, Rote Barat Laut 35 kasus, Rote Barat Daya 63 kasus, Rote Tengah 8 kasus, Rote Barat 15 kasus, Rote Selatan 28 kasus, Pantai Baru 53 kasus, Rote Timur 54 kasus, Landu Leko 2 kasus, Loaholu 1 kasus, dan Ndao Nuse 1 kasus.

Dikatakan Jonas, rekapitulasi kasus positif Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao sejak kemunculan kembali pertengahan Juni lalu berjumlah 527 positif, 119 kasus sembuh, 2 kasus meninggal dunia, dan 406 orang yang masih dalam penanganan oleh Satuan Tugas (Satgas) di tempat karantina di RSUD Ba’a, Rusun Ne’e, karantina terpusat kecamatan, dan karantina mandiri.

Menurutnya, walau terjadi peningkatan kasus setiap harinya akan tetapi masyarakat diharapkan tidak panik karena Covid-19 bisa sembuh.

“Dari proses penyembuhan yang dilakukan Tim Medis Satgas sejak kembali merebak pada pertengahan Juni lalu, sudah 119 orang dinyatakan sembuh. Sisanya 406 orang masih dalam penanganan dan observasi oleh tim medis di tempat-tempat karantina dan isolasi mandiri,” kata dia.

Ia berharap pula dengan wilayah sebaran Covid-19 di Rote Ndao yang sudah mencapai seluruh kecamatan, maka masyarakat harus lebih waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menghindari kegiatan yang sifatnya mengumpulan banyak massa, dan tidak bepergian jika tidak ada keperluan mendesak. (team/TS-02)

Add Comment

Click here to post a comment