Ekbis

Penyandang Disabilitas 3 Desa Dapat Bantuan Bank NTT KC Rote Ndao

Wakil Pimpinan Bank NTT KC Rote Ndao Chris Lani menyerahkan alat bantu pendengaran kepada salah seorang penerima saat penyaluran bantuanbaksos dalam rangka memperingati HUT ke-59 Bank NTT, di kantor Desa Oebatu, Selasa (13/07/2021). Foto: Dok.TS

Ba’a, teropingselatan.com—Para penyandang disabilitas (difabel) di tiga desa di Kecamatan Rote Barat Daya dapat bantuan alat bantu pendengaran, tongkat dan kursi roda dalam kegiatan bakti sossial (baksos) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 yang jatuh pada 17 Juli mendatang.

Penyerahan bantuan Bank NTT KC Rote Ndao tersebut dilaksanakan secara simbolis bagi tiga perwakilan penyandang disabilitas di kantor Desa Oebatu, Kecamatan Rote Barat Daya, Selasa (13/07/2021).

Pantauan media ini, Kepala Bank NTT KC Rote Ndao Sender Dewa Lele yang didampingi Wakil Pimpinan KC, Officer Dana, Officer Kredit, sejumlah Kepala Kantor Cabang Pembantu, dan staf menyerahkan secara simbolis bantuan alat bantu pendengaran, tongkat, dan kursi roda kepada penyandang disabilitas tiga desa di Kecamatan Rote Barat Daya, yakni Oebatu, Meoain, dan Lalukoen.

Kepala Bank NTT KC Rote Ndao Sender Dewa Lele dalam sambutan singkatnya mengatakan, kegiatan baksos ini dalam rangka memperingati HUT ke-59 Bank NTT 17 Juli mendatang di KC Rote Ndao.

Dijelaskan Dewa Lele, dalam pertemuan internal karyawan-karyawati Bank NTT KC Rote Ndao, disepakati dalam rangka HUT ke-59 kali ini, dilaksanakan bakti sosial (baksos) dalam bentuk bantuan bagi penyandang disabilitas. Selanjutnya, setelah berkomunikasi dengan teman-teman dari Humanity and Inclusion (HI) dan CIS Timor, disepakati untuk membantu 1 unit kursi roda, 10 unit tongkat ketiak, 8 unit tongkat kaki, dan 30 unit alat bantu pendengaran.

Ia mengatakan, bantuan tersebut tak seberapa nilainya, akan tetapi merupakan bentuk solidaritas karyawan dan karyawati Bank NTT KC Rote Ndao dalam rangka membantu para penyandang disabilitas di tiga desa tersebut.

“Walau hanya sedikit, namun semua bantuan yang merupakan bantuan Bank NTT secara lembaga dan hasil urunan karyawan dan karyawati Bank NTT KC Rote Ndao ini dapat diterima dengan sukacita, sebagai ungkapan rasa sukacita HUT ke-59,” katanya.

Ia berharap, dengan bantuan ini para penyandang sisabilitas tidak merasa jauh dari, tetapi sebaliknya mereka merasa dekat dengan Bank NTT.

Ke depan, kata dia, jika ada event dan program lainnya, maka Bank NTT KC Rote Ndao akan meminta masukan dari HI dan CIS Timor dalam rangka membantu penyandang disabilitas di desa-desa lain yang belum tersentuh.

Dikayakan Dewa Lele, Bank NTT KC Rote Ndao pada prinsipnya siap membantu saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang produktif dengan sejumlah program, seperti penjahit, perajin, dan usaha ekonomi produktif lainnya.

“Kalau di kemudian hari masih membutuhkan, kami tetap bersedia memberikan bantuan bagi kaum difabel yang produktif. Silakan hubungi kami langsung atau melalui teman-teman HI dan CIS Timor karena Bank NTT hadir untuk melayani masyarakat NTT,” tutupnya.

Kepala Desa Oebatu Cornelis Ma’a menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT KC Rote Ndao yang telah membantu sejumlah warga dengan alat bantu pendengaran dan tongkat untuk membantu berjalan.

Menurut Cornelis, bantuan kepada warga penyandang disabilitas di Desa Oebatu ini membuktikan bahwa Bank NTT adalah bank milik masyarakat NTT tidak sekadar jargon, tetapi nyata bagi kami warga Desa Oebatu.

Perwakilan Humanity and Inclusion (HI) Rote Ndao Micha Sumule yang selama ini mendampingi warga disabilitas binaan di tiga desa tersebut mengatakan, HI bersama CIS Timor selama ini membina dan membantu Komite Inklusi di desa membangun jejaring dan menggandeng pengambil kebijakan untuk mencari jalan keluar membantu kaum disabilitas di desa-desa.

Dikatakan Micha, pihaknya tidak bekerja dengan jejaring di desa saja, tetapi juga OPD terkait, pengusaha, dan kalangan perbankan. Memang tidak mudah untuk menghadirkan sebuah solusi dalam rangka membantu kaum difabel. Namun hari ini merupakan hari yang begitu bersejarah karena teman-teman dari Bank NTT KC Rote Ndao sudah datang mendukung saudara-saudara kita di Desa Oebatu, Meoain, dan Lalukoen dengan bantuan alat pendengaran, tongkat, dan kursi roda.

“Mewakili warga binaan, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan Bank NTT ini kepada penyandang disabilitas di tiga desa binaan tersebut. Karena saat ini kasus Covid-19 sedang meningkat tajam, sehingga tidak semua penerima bisa hadir, namun pihaknya berjanji akan menyalurkan bantuan ini kepada yang berhak menerima,” imbuhnya. (team/TS-02)