Humaniora

Bertambah 39 Hari Ini, Positif Covid-19 di Rote Capai 163 Orang

Jonas M Selly, Ketua Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao

Ba’a, teropongselatan.com—Jajaran Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Rote Ndao terus melakukan tracing terhadap kontak erat pasien terpapar Covid-19. Hari ini dilaporkan, tim medis menemukan 39 orang positif rapid antigen di sejumlah wilayah tracing.

Ketua Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao Jonas M Selly yang dikonfirmasi terkait perkembangan kasus Covid-19, di ruang kerjannya, Jumat (09/07/2021) siang, membenarkan penambahan 39 kasus tersebut.

Ia merinci, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Rote Ndao kembali terjadi sejak 21 Juni 2021, setelah nihil sepanjang akhir Mei lalu. Pada 21 Juni 2021 muncul lagi 4 orang, kemudian 25 Juni bertambah 2 orang, 28 Juni 4 orang, 29 Juni 3 orang, 30 Uuni 9 orang, 1 Juli 3 orang, 2 Juli 4 orang, 3 Juli 17 orang, dan 5 Juli 10 orang. Kemudian pada empat hari terakhir angkanya naik tinggi sekali, yakni Selasa (06/07) sebanyak 29 orang, Rabu (07/07) 18 orang, Kamis (08/07) 32 orang, dan Jumat (09/07) sebanyak 39 orang.

Menurut Jonas, sesuai catatan Satgas bahwa trend lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sejak tahun 2020, yang paling tinggi adalah penambahan pada empat hari terakhir ini, yakni 118 orang. Sehingga, total kasus terkonfirmasi positif hingga hari ini sudah mencapai 163 kasus.

“Jumlah lonjakan paling dahsyat pada empat hari terakhir. Jumlah penambahan kasusnya melampaui lonjakan kasus terkonfirmasi sejak Covid-19 melanda Rote Ndao tahun lalu. Dan ini harus menjadi perhatian serius jajaran Pemkab Rote Ndao, Satgas, instansi teknis terkait, dan seluruh komponen masyarakat,” katanya.

Dengan peningkatan kasus yang sangat tinggi tersebut, Sekda Jonas menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan untuk gencar melakukan vaksinasi karena vaksinasi merupakan salah satu cara tindakan preventif (pencegahan) terhadap penyebaran Covid-19.

“Kalau vaksin bisa 65 persen berfungsi untuk menambah imun tubuh kita, maka vaksinasi perlu segera dilaksanakan untuk mencegah masyarakat kita terpapar,” katanya.

Selain itu, kata dia, Dinas Kesehatan perlu memikirkan untuk mengadakan obat-obatan seperti vitamin dan sebagainya yang jika dikonsumsi masyarakat untuk meningkatkan imun tubuh dan mencegah penularan Covid-19. Sehingga, tidak hanya kalau ada masyarakat yang hasil rapid antigennya posif, kemudian baru dilakukan penananganan kesehatan. Perlu juga tindakan preventif dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus ini.

Jonas Selly menambahkan, tindakan medis yang dilakukan terhadap seluruh orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, yakni telah dilakukan perawatan kesehatan oleh tim medis Satgas Covid-19 Rote Ndao, dan ditempatkan di tempat karantina yang disediakan, yakni di RSUD Ba’a, Rusun Ne’e, dan tempat isolasi mandiri terpusat di kecamatan, dan isolasi mandiri di rumah masing-masing, dan dipantau oleh petugas medis Puskesmas terdekat.

Diakhir pemaparannya, Jonas mengimbau kepada masyarakat Rote Ndao untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan menghindari kerumunan masaa karena penyebaran virus ini adalah melalui kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif. (team/TS-02)