Pemerintahan dan Pembangunan

Rangkaian Baksos HUT ke-19 di Pulau Nuse Ditutup Bupati Paulina

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu didampingi Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Rote Ndao M Mahendra Sebayang, menyerahkan Kartu Kusuka kepada perwakilan nelayan dan pelaku usaha perikanan, saat penutupan kegiatan baksos memperingati HUT ke-19 Kabupaten Rote Ndao, di Desa Nuse, Kecamatan Ndao-Nuse, Kamis (01/07/2021) petang. Foto: Dok.TS

Bupati Paulina Haning-Bullu menutup rangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Rote Ndao yang dipusatkan di Desa Nuse, Pulau Nuse, Kecamatan Ndao-Nuse, kabupaten terselatan NKRI tersebut.

Acara penutupan baksos yang dilaksanakan di lapangan voli, depan kantor Desa Nuse tersebut, Kamis (01/07/2021) itu, dihadiri Wakil Bupati Stefanus M Saek, Dandim 1627/Rote Ndao Letkol (Inf) Educ Permadi, Kasdim Mayor (Inf) M Basuki, Kasi Datun Kejari Rote Ndao M Mahendra Sebayang, Sekda Jonas M Selly, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Armis Saek, Wakil Ketua TP-PKK Ny Lona Apdiana Saek-Ngginak, Ketua DWP Maritje Sarlintje Thien, para pimpinan OPD, Camat Ndao-Nuse Hereth O Bella, para kepala desa se-Kecamatan Ndao-Nuse, babinsa, bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat Desa Nuse.

Bupati Paulina dalam sambutannya mengatakan, bertepatan dengan HUT ke-19 Rote Ndao di tengah pandemi Covid-19 ini, Pemkab Rote Ndao melaksanakan baksos dalam rangka mendekatkan pelayanan bagi masyarakat Kecamatan Ndao-Nuse, khususnya yang ada di Pulau Nuse.

Menurutnya, baksos yang diisi dengan vaksinasi Covid-19, pelayanan kesehatan hewan, pelayanan administrasi kependudukan, serta sosialisasi Kartu Kusuka dan Pas Kecil bagi nelayan, Narkoba oleh BNN Rote Ndao, Mitigasi Bencana oleh BMKG, serta penuluhan oleh dinas teknis lainnya, diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas ekonomi kreatif masyarakat Desa Nuse demi mewujudkan kesejahteraan bersama.

Bupati Paulina juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Forkopimda, terutama TNI/Polri, Kejaksaan, BNN Kabupaten Rote Ndao dan BMKG Rote Ndao yang telah ikut berpartisipasi dan medukung terselenggara kegiatan baksos ini. Juga kepada seluruh pimpinan OPD, Pemerintah Kecamatan Ndao-Nuse, Pemerintah Desa Nuse, serta seluruh masyarakat yang tetap patuh menjalankan protokol kesehatan selama berlangsungnya baksos ini.

Ke depan, kata Bupati Paulina, Pemkab akan turus bekerja keras meningkatkan pelayanan demi kesejahteraan masyarakat. Pola pelayanan yang akan dilakukan selain yang konvensional masyarakat datang ke kantor-kantor pemerintah, tetapi pola yang diterapkan pemerintah/petugas yang akan mendatangi masyarakat, terutama yang di pulau-pulau.

Di tempat yang sama, Sekda Rote Ndao Jonas M Selly menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan dalam baksos di Desa Nuse, yakni pelayanan vaksinasi Covid-19, rapid antigen, dan pelayanan KB. Juga pelayanan kesehatan hewan, bantuan beras bagi para lansia dan kaum difabel, satu unit genset untuk kebutuhan masyarakat Desa Nuse, pelayanan administrasi kependudukan (Akte kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), KTP, dan KK. Sosialisasi Bencana Tsunami dan Banjir ROB oleh BMKG, Sosialisasi Bahaya Narkoba oleh BNN Kabupaten Rote Ndao, Sosialisasi Kusuka dan Pas Kecil (Program Jaksa Sahabat Nelayan) oleh Dinas Perikanan, Pendaftaran dan Pendataan objek PBB baru, pembagian buku tentang Rote, penyerahan Karpeg bagi ASN yang berdomisili di Desa Nuse, pelayanan perizinan, penyuluhan dan pelayanan KB, pemutaran film, dan hiburan rakyat berupa Panjat Pinang dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

Sekda Jonas menambahkan, dalam kegiatan rapid antigen yang dilaksanakan pada Rabu (30/06/2021), dari total 101 warga yang dirapid, ada salah satunya positif rapid antigen. Sehingga, telah dilakukan isolasi mandiri di rumah pasien dan akan dipantau oleh tenaga kesehatan yang bertugas di Pustu Nuse. Sementara untuk vaksinasi sasarannya 90 orang karena vaksin yang tersedia hanya untuk 90 orang. Warga lainnya akan dilayani setelah ada distribusi lagi dari Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Dukcapil Petson Hangge menjelaskan, dalam pelayanan di Pulau Nuse signalnya tidak mendukung peralatan standar yang dibawa, sehingga pihaknya hanya bisa menyelesaikan Kartu Keluarga seluruh warga nuse berjumlah 108 KK dan Kartu Identitas Anak (KIA) 0-5 tahun sebanyak 15 orang. Sementara 96 KIA yang berumur 6-16 tahun, Akte Kelahiran bagi yang belum memiliki, dan KTP warga yang rusak, akan dibawa ke kantor untuk diproses dan dicetak, setelah itu baru akan dikirim kembali ke Nuse. (team/TS-02)