Hukrim

Kristian Mbuik Nekat Habisi Nyawa Benyamin Indu di Halaman Gereja

Kasat Reserse Kriminal Polres Rote Ndao Iptu Yames J Mbau

Ba’a, teropongselatan.com—Kristian Mbuik alias Tian, warga Dusun Oesina, Desa Tasilo, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, nekat menghabisi nyawa tetangganya Benyamin Indu alias Min, di halaman gereja GMIT Jemaat Ebenzar Boni, Jumat (18/06/2021) petang.

Kapolres Rote Ndao AKBP Felli Hermanto yang dikonfirmasi TS melalui Kasat Reskrim Iptu Yames Jems Mbau, Sabtu (19/06/2021) menjelaskan, pada saat kejadian, di gereja tersebut ada kegiatan anak-anak binaan Pusat Pengembangan Anak (PPA), sehingga Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah RT 002/RW 001, Dusun Boni, Desa Boni, Kecamatan Loaholu itu sangat ramai.

Menurutnya, saat kejadian ada sejumlah pembina dan pengurus PPA di antaranya Nikodemus Nulek, Bella Henukh, Winda Ndolu, Windo Kana Wadu, dan Hesti Ello di dalam kantor. Juga saksi Apliana Henuk, Martha Fanggi dan Debi Ndolu yang sementara membuat kue dan menyiapkan makanan untuk 150 anak di dalam dapur PPA tersebut.

Ia menjelaskan, kronologis kejadiannya adalah pada hari Jumat (18/06/2021) sekitar pukul 17.00 Wita, saksi Apliana Henuk (44), warga Dusun Boni, Desa Boni bersama Martha Fanggi (45), warga Dusun Aduoen, Desa Boni dan Debi Ndolu (23), warga Dusun Oeelo, Desa Balaoli sementara membuat kue dan menyiapkan makanan untuk 150 anak di dalam dapur rumah PPA.

Tiba-tiba korban Benyamin Indu alias Min berlari masuk ke dalam dapur melalui pintu bagian selatan, dengan posisi sementara sebatang kayu di tangan, diikuti oleh pelaku Kristian Mbuik dengan memegang parang.

Setelah korban masuk ke dalam dapur, pintu keluar bagian utara dalam keadaan tertutup, sehingga akhirnya korban pun kembali dan berhadapan langsung dengan pelaku. Pada saat itu juga ketiga saksi berlari ke luar dapur menuju ke jalan raya, sontak anak-anak PPA yang berada di dalam gereja pun ikut berhamburan ke jalan raya.

“Pada saat korban balik arah pintu bagian utara rumah tersebut tertutup, ketiga orang saksi yang berada di dalam dapur langsung berhamburan ke luar, sehingga tidak melihat pelaku melakukan terjadinya pembunuhan terhadap korban,” jelas Iptu Yames.

Setelah membunuh korban, kata Iptu Yames, pelaku Kristian Mbuik melaporkan diri ke Kepala Desa Tasilo, selanjutnya keluarga pelaku memberitahukan kejadian tersebut ke pihak yang bewajib.

Ia menambahkan, dalam kejadian tersebut pelaku juga mengalami luka-luka, sehingga dilarikan ke RSUD Ba’a untuk mendapat perawatan medis.

Untuk motif pembunuhan, kata Iptu Yames, masih didalami oleh penyidik yang sedang meminta keterangan para saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Kami masih mendalami motif dibalik pembunuhan tersebut,” tutupnya. (team/TS-02)

Add Comment

Click here to post a comment