Pemerintahan dan Pembangunan

Tenaga Kesehatan Sukarela di Rote Ndao Diangkat Jadi TKD

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu didampingi Kepala bank NTT KC Rote Ndao Sander Dewalele (kedua dari kanan, Camat Loaholu Jemi Oktovianus Adu, dan Kades Boni Dominggus Fanggi (kiri), menunjukkan rumput laut milik warga Desa Boni, yang dipanen dari perairan Pantai Namonggelak, Jumat (28/05/2021) petang. Foto: Dok.TS

Ba’a, teropongselatan.com—SEBANYAK 102 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) Sukarela yang selama ini sudah mengabdi di puskemas yang tersebar di 11 kecamatan se-Kabupaten Rote Ndao, diangkat menjadi Tenaga Kontrak Daerah (TKD).

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu yang dikonfirmasi sejumlah awak media, di ruang kerjanya, Sabtu (22/05/2021) mengatakan, pengangkatan 102 orang Nakes Sukarela ini, sebagai bentuk penghargaan atas semangat dan kerja keras mereka dalam membantu menangani para pasien di tengah pandemi Covid-19.

Dijelaskan Bupati Paulina, 102 Nakes Sukarela ini semula dibiayai dengan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dari Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah untuk mendukung operasional puskesmas, akan tetapi pada tahun 2021 sudah dihapus. Sehingga, untuk memberikan semangat sekaligus penghargaan, mereka diangkat menjadi TKD.

Menurutnya, dari 102 Nakes Sukarela tersebut telah dilakukan sebanyak 33 orang dalam SK Bupati Lampiran III. Sementara 69 orang lainnya baru dilakukan setelah permintaan persetujuan DPRD terkait penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Unaudited Tahun Anggaran 2020 untuk membayai honor mereka disetujui, belum lama ini.

“Jadi yang benar itu tanpa diminta DPRD, pemerintah sudah memikirkan nasib para Nakes Sukarela, bahkan telah mengakomodir sebagai TKD. Kalau ada informasi seolah-olah pemerintah didesak DPRD untuk segera mengangkat mereka, itu tidak begitu,” katanya.

Ke depan, tambah Bupati Paulina, Pemkab juga membutuhkan dukungan DPRD untuk bersinergi memperhatikan tenaga-tenaga sukarela di bidang pendidikan (Guru Komite) yang masih perlu sentuhan.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Alfred Saudila mengatakan, perhatian pemerintah untuk mengakomodir Nakes Sukarela yang tersebar di unit kerja puskesmas se-Kabupaten Rote Ndao itu, memang benar sudah diusulkan ke DPRD untuk penggunaan mendahului dana Silpa Unaudited TA 2020 bagi pembayaran honor para Nakes Sukarela tersebut.

“Pemerintah telah mengajukan pengangkatan Nakes Sukarela tersebut, dan sudah dibahas dalam mekanisme persidangan, bahkan sudah disetujui DPRD. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati dan jajaran yang memperhatikan,” kata Alfred.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Rote Ndao Deny Zacharias menyatakan sangat mendukung langkah pemerintah mengangkat Nakes Sukarela pada tahun ini dan rencana mengakomodir tenaga sukarela (guru kontrak komite), yang hampir sama kondisinya pada tahun 2022.

Menurut Deny, pada prinsipnya Partai NasDem sangat mendukung program dan kebijakan pro rakyat yang dilaksanakan pemerintah. Sehingga, upaya pemerintah memperhatikan kesejahteraan para tenaga kerja sukarela yang sudah mengabdi pada bidang kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Rote Ndao akan didukung.

“Intinya Fraksi NasDem mendukung sepenuhnya program dan kebijakan yang dijalankan pemerintah yang pro rakyat,” tutupnya. (team/TS-01)