Olahraga

Bupati Paulina Serahkan LKPD TA 2020 ke BPK RI Perwakilan NTT

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyerahkan dokumen LKPD Pemkab Rote Ndao Tahun Anggaran 2020 kepada Kepala BPK Perwakilan NTT, yang diwakili Kepala Sub Auditorat NTT II Beben Adna Bokim, di ruang ruang rapat Kantor BPK-RI Perwakilan NTT, Rabu (28/4/2021). Foto: Dok.TS

Kupang, teropongselatan.com—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao telah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyerahan dokumen LKPD tersebut dilakukan di ruang rapat Kantor BPK-RI Perwakilan NTT, Rabu (28/4/2021), oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu kepada Kepala BPK Perwakilan NTT yang diwakili Kepala Sub Auditorat NTT II Beben Adna Bokim. Hadir mendampingi Bupati Paulina di antaranya Wakil Bupati Stefanus M Saek, Sekda Jonas M Selly, Kepala BKA Daniel W Nalle, dan Inspektur Arkalaus Lenggu.

Bupati Paulina kepada media ini usai penyerahan mengatakan, penyerahan LKPD merupakan bagian pertanggungjawaban terhadap pengelolaan keuangan Pemkab Rote Ndao TA 2020, sesuai amanat perundang-undangan.

Menurutnya, ia sangat bersyukur walaupun masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan bencana alam Badai Siklon Tropis Seroja, namun jajaran Pemkab Rote Ndao telah menyelesaikan salah satu kewajiban, yakni penyampaian LKPD kepada BPK RI Perwakilan NTT.

Bupati Paulina berharap dengan penyerahan LKPD ini, BPK RI Perwakilan NTT dapat melakukan audit dalam waktu dekat, dan jajaran di Pemkab Rote Ndao siap mendampingi Tim BPK untuk kelancaran proses audit.

Kepala Sub Auditorat NTT II Beben Adna Bokim mewakili Kepala BPK Perwakilan NTT mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 dan bencana Badai Seroja memang menjadi kendala juga dalam pelaksanaan audit nantinya. Namun, tentunya harus diantisipasi semaksimal mungkin, sehingga pekasanaan audit dapat berjalan dan selesai sesuai jadwal.

Ia berharap laporan keuangan yang telah diserahkan ini sesuai dengan sejumlah aspek, seperti kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kepatuhan terhadap peraturan perundangan, dan efektivitas sistem pengendalian internal. Sehingga, dalam 60 hari pelaksanaan audit ini walaupun ada kurangan atau kekeliruan, dapat segera diperbaiki sesuai rekomendasi yang disampaikan.

 

Sementara itu, Sekda Jonas M Selly mengatakan, dengan telah dilakukan penyerahan LKPD TA 2020 ini, maka selanjutnya tim auditor BPK Perwakilan NTT akan melakukan pemeriksaan terinci.

Sesuai penjelasan BPK, kata Jonas, audit sudah dimulai Senin (3/5) sudah dilaksanakan. Di mana 10 hari pertama akan dilakukan secara online, sedangkan 20 hari berikutnya akan dilakukan secara offline langsung di Rote Ndao untuk melakukan uji petik.

Dikatakan Jonas, dirinya sudah menginstruksikan kepada seluruh pimpinan OPD untuk menyesuaikan dengan arahan tim auditor BPK yang akan melakukan pemeriksaan terinci baik secara online maupun offline.

“Kami bersama tim di Kabupaten Rote Ndao siap mendampingi apabila ada hal-hal yang perlu diklarifikasi dan konfirmasi selama proses audit ini,” kata Jonas. (team/TS-01)