Olahraga

Poktan Desa Kolobolon dan Loleoen Dapat Bantuan Alsintan

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Wakil Bupati Stefanus M Saek menyerahkan dua tandon air untuk warga RT 09 dan 10, Desa Loleoen, yang diterima kedua ketua RT di kompleks persawahan Oelangga, Desa Loleoen, Kecamatan Lobalain, Sabtu (24/4). Foto: Dok.TS

Loleh, teropongselatan.com—Kelompok Tani (Poktan) Desa Kolobolon dan Loleoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao mendapat bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), berupa mesin pompa air, tandon, dan hand tractor, guna meningkatkan produktivitas persawahan mereka.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao Salmun Haning yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Selasa (27/4).

Menurut Salmun, pekan lalu, saat Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Wakil Bupati Stefanus M Saek yang diundang untuk mengikuti acara syukuran panen di kompleks persawahan tadah hujan Dano Talu, Desa Kolobolon dan Oelangga, Desa Loleoen, perwakilan sejumlah petani pemilik/penggarap meminta kepada kedua pucuk pimpinan Pemkab Rote Ndao itu, agar membantu mesin pompa air dan hand tractor untuk dapat mengolah lahan, meningkatkan areal tanam, sekaligus meningkatkan hasil produksi.

Menurut Salmun, kelompok tani yang ada di kedua desa tersebut berjumlah 15 kelompok, di mana 9 kelompok dengan sekitar 306 anggota yang menggarap kompleks persawahan Dano Tallu dan Oemasik di Desa Kolobolon. Sementara 6 kelompok dengan 148 anggota menggarap kompleks persawahan Oelangga, Desa Loleoen.

Merespons permintaan para petani tersebut, kata Salmun, Bupati Rote Ndao telah berjanji untuk memberikan bantuan mesin pompa air dan hand tracktor. Poktan di kompleks persawahan Dano Tallu dan Oemasik medapat 10 unit pompa air ukuran 2 dim dan satu unit hand tractor. Sementara poktan kompleks persawahan Oelangga mendapat 5 unit pompa air ukuran 2 dim dan satu unit hand tractor.

Bupati Paulina kepada media ini mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan jawaban atas permintaan para petani yang sudah masuk dalam kelompok. Sehingga, dirinya menantang kelompok tani yang ada untuk meningkatkan hasil produksi di musim tanam berikutnya.

Bupati Paulina juga mengingatkan bahwa mesin pompa air dan hand tractor itu bantuan tersebut diberikan bukan untuk ketua kelompok dan kroninya saja, akan tetapi bantuan bagi kelompok, sehingga harus digunakan/dimanfaatkan secara bersama-sama oleh semua anggota kelompok.

“Kepala desa segera buatkan proposalnya dan segera masukkan. Seteah itu nanti akan diantar langsung oleh Dinas Pertanian kepada masing-masing kelompok. Gunakan bersama-sama untuk meningkatkan produksi, tapi jangan lupa BBM dan operasional juga harus ditanggung bersama,” imbuh Bupati Paulina.

Kepala Desa Kolobolon Esaf Mbuik mengatakan, bantuan 10 unit mesin pompa air dan satu unit hand tractor tersebut akan disalurkan kepada 8 poktan pria dan 1 kelompok wanita tani , yakni Karya Sejahtera, Tia Toba, Suelai, Modopedak, Sola Gracia, Wanita Kefas, Namahena, Kurnia Jaya, dan Fali Oli.

Sementara Kepala Desa Loleoen Joni A Tasilima mengatakan, dengan adanya bantuan tersebut selain untuk mengerjakan areal persawahan tadah hujan lebih kurang 45 hektare yang sudah ada selama ini, dalam musim tanam Oktober-Maret mendatang akan dilakukan pembukaan lahan baru seluas 5 hektare di kompleks persawahan Oelangga.

“Kami berterima kasih atas bantuan Ibu Bupati ini. Diharapkan dengan dukungan 5 unit mesin pompa air dan 1 unit hand tractor ini, dapat mengatasi masalah yang dihadapi sebagian sawah yang airnya cepat kering, sekaligus pembukaan 5 hektare yang sementara dilakukan,” imbuhnya. (team/TS-01)