Olahraga

Satgas TNI AL Lantamal VII Kupang Salurkan Bantuan bagi Korban Badai Seroja Rote Ndao

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menerima secara simbolis bantuan Program TNI AL Peduli Badai Siklon Tropis Seroja dari Wadan Lantamal VII Kolonel (Mar) Djentaju Suprihandoko, di Dermaga Ba’a, Kamis (22/4). Bantuan tersebut disampaikan melalui Posko Penanggulangan Bencana Kabupaten Rote Ndao untuk disalurkan kepada warga yang terdampak Badai Seroja di kabupaten terselatan NKRI tersebut. Foto: Dok.TS

Satuan Tugas (Satgas) Satgas Penanggulangan Bencana TNI AL dari Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang melaksanakan Bakti Sosial Peduli Korban Bencana Alam Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupate Rote Ndao.

 

Kedatangan Satgas yang dipimpin Wadan Lantamal VII Kolonel (Mar) Djentaju Suprihandoko yang didampingi Asrena Kolonel Laut (P) Dedi Rorna, Aslog Kolonel Laut (T) Hendi Kitris, Dansatrol Kolonel Laut (P) Tonny Sundah, Danyonmarhanlan Letkol (Mar) I Made Artawan, beserta Pengurus Korcab VII DJA II, menggunakan KRI Escolar – 871 yang dikomandani Mayor Laut (P) Robith Darius.

 

Tiba di Pelabuhan Ba’a sekitar pukul 11.05 Wita, rombongan Wadan Lantamal VII Kupang tersebut, oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu didampingi Forkopimda di antaranya Danlanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Anis Latif, Dandim 1627/Rote Ndao Letkol (Inf) Educ Permadi, Wakapolres Rote Ndao Kompol I Nyoman Surya Wiryawan, Wakil Bupati Stefanus M Saek, Sekda Jonas M Selly dan para asisten, Kasi Datun Kejari Rote Ndao Mahendra Sebayang, Hakim PN Rote Ndao Aditya Nurcahyo, Kepala KP2KP Ba’a Moh Rasyid Ridho, serta sejumlah pimpinan OPD.

 

Bakti sosial ini, kata Wadan Lantamal, sejalan dengan garis kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar prajurit TNI AL sesegera mungkin berada di garis depan dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang sedang ditimpa musibah bencana.

 

Menurutnya, kedatangan Satgas TNI AL ke Kabupaten Rote Ndao bukannya terlambat akan tetapi banyak kegiatan yang sama di wilayah lain karena belasan kabupaten/kota yang terdampak Badai Seroja ini semua butuh dukungan kapal-kapal TNI AL dalam penyaluran bantuan baik dari Presiden RI, BNPB, dan donatur lainnya.

 

“Distribusi bantuan emergency waktu awal dilakukan melalui udara (heli) dan banyak melalui laut, di mana armada milik TNI AL Lantamal VII  termasuk yang membantu penyaluran bantuan karena banyak jalan dan jembatan yang putus/rusak,” katanya.

 

Ia merinci, bantuan yang disalurkan Lantamal VII Kupang melalui Posko Penanganan Bencana Kabupaten Rote Ndao saat ini, terdiri dari, beras dua ton, genset satu unit, mie instan 40 dos, selimut 500 pieces, hendsanitizer, rapid tes 2.000 pieces, masker, dan obat-obatan. Selain itu, juga disalurkan bantuan dari Satgas BUMN NTT terdiri dari beras 15 karung @ 10 kilogram, mie instan 40 dos, air mineral 70 dos, susu, kopi, gula, sabun, pasta gigi, pempers, softex, dan masker, tenda, selimut, dan obat-obatan minyak kayu putih, vitamin C, dan bodrex).

 

“Ini merupakan wujud kepedulian TNI AL Lantamal VII Kupang kepada masyarakat Rote Ndao yang terdampak. Memang tidak banyak yang kami bisa bawa, tapi inilah adalah peran dan pengabdian kami untuk membantu sesama yang mengalami bencana, ” katanya.

 

Wadan Lantamal VII berharap bantuan ini segera bisa disalurkan kepada warga terdampak bencana. Semoga masyarakat segera bangkit dan tidak berlama-lama larut dalam kesedihan yang dialami.

 

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu mewakili masyarakat Rote Ndao menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Wadan Lantamal VII Kupang bersama rombongan Satgas Penanggulangan Bencana TNI AL, yang menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di beranda selatan NKRI yang terkena dampak dari badai Siklon Tropis Seroja.

 

“Bantuan Lantamal VII ini akan kami salurkan kepada masyarakat yang benar-benar terkena dampak. Kami juga meminta agar Danlanal Pulau Rote bisa bersama-sama Satgas kabupaten untuk menyalurkan bantuan ini, agar tidak ada salah persepsi dan salah sasaran,” katanya.

 

Pada kesempatan itu Bupati Paulina menyampaikan kepada Wadan Lanal VII bahwa damoak badai Seroja di Rote Ndao, banyak rumah warga yang rusak, sebagian lahan pertanian warga rusak dan mengalami penurunan produktivitas, tanaman produktif (pohonn jati, dan lainnya) banyak yang tumbang, infrastruktur dermaga, jalan, jembatan, embung pertanian, rumah ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan juga mengalami kerusakan. Namun, untuk penanganan rehabilitasi-rekonstruksi masih menunggu hasil verifikasi dan validasi data kerusakan, tentunya akan ditangani Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTT, dan Pemkab Rote Ndao. (team/TS-01)