FPII Minta Presiden RI Evaluasi Oknum Pejabat Kasie Intel Kajari Ketapang Karena Tidak Amanah

TEROPONG SELATAN

- Pewarta

Senin, 4 Maret 2024 - 16:59 WIB

3051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Terkait pemberitaan yang viral dikutip dari media newsinvestigasi-86.com,”Oknum Kasie Intel Kajari Ketapang Ancam Wartawan Terkait Pemberitaan Bulog,Ada Apa ????.

Dimana Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum memiliki peran dalam menerapkan supremasi hukum, dalam pemberantasan praktek KKN yang diatur UUD 1945 dan secara khusus diatur dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI

Namun yang terjadi Kasie Intel Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang “PRS”, menyalahgunakan kewenangan dan berpotensi tindakan tercela selaku aparatur kejaksaan terhadap insan PERS.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan ada pemberitaan di media online edisi tanggal 29 Febuari 2024 berjudul.” Diduga Kajari Ketapang , Peti Es Kan Kasus Mantan Kepala Bulog Regional Ketapang “.

Membuat PRS selaku Kasie Intel Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang, melanggar kebebasan insan PERS yang menyatakan.” Silakan take down berita-berita yang menyudutkan tanpa konfirmasi ke Kami dahulu atau saya proses!!.

Baca Juga :   Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

“Saya tidak perlu menghubungi media yang tidak jelas/terdaftar. Saya cukup memperingati silahkan hapus berita itu atau saya proses. Karena media anda tidak resmi dan memuat berita tendensius yang tanpa konfirmasi terlebih dahulu”.tegas KRS.

Pada hal sebelum naik berita awak media sudah konfirmasi via WhatsApp,” Pak maaf ijin terkait penanganan kasus mantan kepala Bulog Ketapang, sudah sampai mana”,namun PRS tidak membalas/memberikan keterangan.

Terkait berita tersebut Noven Saputera,S.H. Wakil Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Angkat bicara dan mendesak Oknum kasie Intel Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang “PRS” untuk menarik kembali pernyataaannya dan meminta maaf kepada awak Media atas pernyataannya yang dinilai telah melanggar kemerdekaan pers terutama melukai hati insan pers, karena kami jurnalis adalah seorang penulis bukan teroris, Senin (4/3/2024).

“Kalau tidak tau jelas tentang isi UU Pers No.40 Tahun 1999 tentang pers, jangan sembarangan mengeluarkan pernyataan yang mengkriminalisasikan profesi jurnalis.”tegas Noven.

Baca Juga :   Sukses Muswil DPW PEKAT IB DKI Jakarta, Milano: Kita Harus Bisa Tunjukkan Eksistensi

“Tidak pantas anda berbicara seperti itu apalagi sampai memperingati menyuruh menghapus berita kalau tidak anda Ancam proses!”ujar Noven.

Noven memaparkan pernyataan KRS seperti itu saja tidak mencerminkan sebagai seorang pelayan publik,ada apa anda suruh menghapus berita terkait permasalahan Bulog, seharusnya bukan kami insan pers yang anda proses melainkan oknum yang merugikan negara yang harus anda tindaklanjuti.

“Kami mewakilkan Insan Pers yang tergabung di Forum Persatuan Independent Indonesia (FPII) yang juga sebagai konsituen Dewan Pers Independen (DPI) meminta kepadaPresiden Joko Widodo agar mengevaluasi KRS oknum Pejabat Kajari Ketapang atas ucapannya, karena dinilai tidak menjalankan amanah dari Bapak Presiden dimana sebagai Pejabat Publik harus bersikap Profesional dan Humanis dalam mengedukasi masyarakat.”pungkas Noven.

Sumber : Eric_Presidium FPII

Facebook Comments Box

Berita Terkait

FJPK Aksi Tanda Tangan Darah Minta Sigit Segera Terbitkan Sertifikat Halim Iskandar
Polda Metro Dalami Dugaan Pengeroyokan Wartawan Usai Sidang Vonis SYL
Ancam Wartawan, Noven Saputera,S.H,Minta Polda Kalbar Tangkap Operasi Premanisme Oknum Debt Colektor
Bakal Calon Wakil Bupati Nias Utara Nyak Pau Aceh Bertemu Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto, Siap Berkarya Bersama Rakyat
Anggaran Pendidikan, Aduhay
Tangkap R Mahasiswa UNUD, Jika Terbukti Lakukan Kekerasan Terhadap Anak!
Permasalahan Kepemilikan Rekening BCA Pribadi di Apartemen Puri Kemayoran
HIPMI Gelar Buka Bersama, Rangga Derana: Untuk Merajut Persatuan

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 18:10 WIB

Pelaku Pembantai Sopir Dan Perusak Truck PT Key Key Terduga Diperlakukan Istimewa Oleh Jaksa, Tangan Ke 5 Terdakwa Tak Diborgol .!! PH : Aswas Harus Turun Tangan

Senin, 15 Juli 2024 - 17:26 WIB

Lembaga DPP- MPSU Desak Walikota Medan Copot Oknum Camat Medan Area & Oknum Lurah Kota Matsum IV Serta Membatalkan Pengakatan Kepling Lingkungan 13 Kelurahan Kota Matsum IV

Minggu, 30 Juni 2024 - 06:24 WIB

Syaiful Syafri ; Tahun 2025 Grand Final Pemilihan Putra/i Parekraf Sumut Kita Minta Dibuka Gubsu

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:37 WIB

Polda Sumut Buktikan Komitmen Ungkap Tindak Pidana Perkebunan, 6 Pelaku Ditangkap

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:10 WIB

PH Heran, Tumirin Jadi Terdakwa Pemalsuan Hanya Modal Foto Kopi

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:09 WIB

Terdakwa Tumirin Bantah Palsukan dan Gunakan Surat Palsu

Sabtu, 18 Mei 2024 - 07:57 WIB

Rolel Harahaf Daftar Calon Walikota, Syaiful Syafri Dukung Berpasangan Dengan Ketua DPC PKB TG. Balai

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:53 WIB

Perkara Pemalsuan, Hakim Sebut Saksi yang Dihadirkan JPU Hanya ” Membuang Waktu”

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Harga Bitcoin Capai Rp1 Miliar Lagi di Tengah Panasnya Sentimen Politik AS

Selasa, 16 Jul 2024 - 08:17 WIB

SIMALUNGUN

Polres Simalungun Bantah Tuduhan Lamban Tangani Kasus Pengeroyokan

Selasa, 16 Jul 2024 - 06:02 WIB

EKONOMI & BISNIS

Pixelverse: Menjelajahi Dunia Game Kripto dengan PixelTap dan Daily Combo

Selasa, 16 Jul 2024 - 05:47 WIB