Ngeri Kali Pak Kapolri: Selain Rumah Wartawan Dilempar Bom Molotov, Sekelompok Pria Diduga Bersenpi Laras Panjang Berkeliaran di Durin Simbelang Pancur Batu, Supir Hampir Tewas Ditembak ?

TEROPONG SELATAN

- Pewarta

Minggu, 3 Maret 2024 - 16:22 WIB

3020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Keterangan Foto : Foto Bom Molotov dan Foto Korban saat di opname)

Pancur Batu | Semenjak peristiwa pelemparan bom molotov rumah wartawan di Desa Namorih terjadi pada tanggal 21 Desember 2023 pukul 03.58 wib beberapa bulan yang lalu, suasana Kamtibmas di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara semakin mencekam dan semakin mengerikan diduga akibat jarang nya Petugas melakukan Patroli ke sejumlah tempat tempat yang rawan aksi kejahatan.

Pasalnya, Warga dan pengguna Jalan Lintas Medan Berastagi tepatnya di Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu pada 1 Maret 2024 sekitar pukul 04.00 wib mendadak gempar diduga dikarenakan adanya sekelompok pria yang  menghadang dan menganiaya supir truk armada angkutan meterial tanah timbun.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya menghadang truk, pria yang sudah berkumpul tersebut pun memecahkan kaca mobil truk dan menarik supir dari dalam mobil sampai keluar kemudian melakukan penganiayaan hingga babak belur dan terkapar di lokasi. Tak puas itu saja salah seorang pria yang diduga memegang senpi laras panjang kemudian mengokang senjatanya kemudian menembakan nya ke kepala salah seorang supir yang sudah terkapar dianiaya di lokasi, beruntung saat itu supir berhasil menghindar dari jemputan “malaikat maut” dan diduga peluru hanya mengenai kepalanya bagian belakang.

Baca Juga :   Polsek Patumbak Gerak Cepat Rajia Warung Kulit, Kanit Reskrim : Tidak Ada Judi

IV (30) didampingi SM  yang merupakan supir yang menjadi keganasan aksi tersebut menjelaskan bahwa, saat itu mereka sedang beriringan mengemudikan damtruk dari Galian c untuk di antarkan menuju Kota Medan.

“Kami beriringan berjalan, akan tetapi saat truk yang kami kemudikan melintasi lokasi tiba tiba sejumlah pria mengahadang dan memberhentikan truk yang kami kemudian, awalnya sejumlah pria itu bertanya, Apakah mobil dam truk roda 10 yang saya bawa ini merupakan milik Beje, saya menjawab bahwa mobil ini tidak milik Beje,” ucapnya

Setelah pertanyaan itu dilontarkan nya kepada saya dan merasa tidak ada masalah, saya pun melaju dengan perlahan lahan, namun tiba tiba kaca depan saya dilempar pakai batu sampai pecah yang  saya diduga dilakukan oleh pria yang ada di lokasi tersebut.

“Kaca mobil yang saya kemudiakan di lempar oleh seorang pria dengan menggunakan batu , Ketakutan kali aku waktu itu, Apa lagi aku sendirian, tidak pakai kernet. Aku gak tahu siapa mereka.  Kepala ku juga ditembak mereka suasana waktu itu lagi pula masih subuh bang, gak jelas kali kukenali wajahnya. Yang pasti aku tidak punya musuh bang,” ungkap korban saat ditemui di sebuah klinik.

Baca Juga :   Diduga Korban Tabrak Lari, Truk Pasir Timpa Sepeda Motor

Sementara itu SM mengaku sempat melarikan diri dengan kondisi “mandi darah” karena dilempari batu oleh sekelompok preman tersebut.

“Sempat kudengar mereka teriak bang, ini baru mobil Key Key. Detik berikutnya truk yang saya bawa dihujani pakai batu. Kaca depan truk pecah, kepalaku pun bocor kena batu. Takut mati konyol, aku pun melarikan diri bang. Kepalaku mendapat lima jahitan bang,” kata SM.

Kasus ini pun telah dilaporkan kedua korban ke Mapolsek Pancur Batu dengan nomor STPL PL/B/74/lll/2024/SPKT/Polsek Pancur Batu/ Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara Tanggal 01 Maret 2024, pukul 15.54 WIB atas nama pelapor SM.

Dan STPL LP/B/75/lll/2024/SPKT/Polsek Pancur Batu/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara tanggal 01 Maret 2024 Pukul 16.27 WIB atas nama pelapor IV.

Kedua korban berharap polisi segera meringkus komplotan preman tersebut. “Kami ini hanya supir bang. Kami hanya mencari nafkah untuk menghidupi keluarga di rumah. Kalau kami gak kerja, keluarga kami mau makan apa bang,” ujar keduanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono saat di konfirmasi Minggu 3 Maret 2024 Malam belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pelaku Pencurian dan Pembakaran Grosir Ditangkap Reskrim Polsek Percut Seituan
303 Menjamur di Wilkum Polresta Deli Serdang, Diduga Penegakan Hukum Sedang Mandul!!
Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil
Polisi Buru Truck Yang Kabur Saat Menabrak Truck Hingga Menimpa Dua Sepeda Motor
Diduga Korban Tabrak Lari, Truk Pasir Timpa Sepeda Motor
Ketua Indonesia Police Watch Minta Kapolda Sumut Serius Ungkap Pelemparan Bom Molotov Kerumah Wartawan di Deli Serdang
Masyarakat Resah Diduga Judi Kembali Beroperasi di Wilayah Hukum Polresta Deli Serdang
Polsek Patumbak Gerak Cepat Rajia Warung Kulit, Kanit Reskrim : Tidak Ada Judi

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 18:21 WIB

Wujudkan Kondusifitas di Tanah Papua, Kombur Hukum Minta Penindakan secara Represif dan Humanis Terhadap kelompok OPM

Kamis, 11 April 2024 - 15:31 WIB

Open House Lebaran Kedua, Pj Gubernur Sumut Terima Kunjungan sejumlah Kepala Daerah

Minggu, 31 Maret 2024 - 16:59 WIB

Anak Wartawan Dirampok 3 Pria, Yamaha NMax Dan 2 HP Digondol 

Sabtu, 16 Maret 2024 - 16:14 WIB

Di Bulan Suci Ramadhan “Ini Yang Dilakukan AKBP Arie Sofandi Paloh, S.H, S.I.K Kepada Keluarga Tuna Netra Di Madina

Sabtu, 16 Maret 2024 - 16:03 WIB

Bukber di Warkop Jurnalis, Kapolrestabes Medan: Sinergitas Polri dan Media Harus Dirawat

Sabtu, 16 Maret 2024 - 15:41 WIB

Terduga Kriminalisasi..!! Godol Dijadikan Tersangka Senpi Milik Oknum TNI, Saksi : Godol Diamankan 50 Meter Dari Senpi Yang Ditemukan

Rabu, 6 Maret 2024 - 20:43 WIB

PTPN IV Regional II Cetak Generasi Sehat Bebas Stunting

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:11 WIB

PW IPA SUMUT Yakini Ketua DPRD Batubara tidak akan setujui Rekomendasi Komisi III DPRD Batubara

Berita Terbaru

BANDA ACEH

FAB: Bacawalkot Irwan Djohan Dinilai Tidak Pro Rakyat

Selasa, 16 Apr 2024 - 15:42 WIB