Eksekusi Lahan Diduga Cacat Hukum, Ratusan Massa Saling Dorong Dengan Polisi

TEROPONG SELATAN

- Pewarta

Rabu, 22 November 2023 - 13:30 WIB

30100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – Ratusan massa melakukan penolakan eksekusi lahan dengan luas 1.212 meter persegi di Jalan Jenderal Sudirman, disebelah Bank Sumut Binjai Provinsi Sumut di Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (22/11/2023). Aksi massa ini sempat memacetkan lalu lintas dijalan ini dan bahkan terlihat massa dengan aparat kepolisian saling dorong.

Penolakan ratusan massa ini bukan tanpa alasan. Mereka menilai, eksekusi cacat hukum karena memiliki dua putusan pengadilan yang sama-sama inkrah atau memiliki putusan tetap.

Dalam eksekusi yang dilakukan PN Binjai itu, ratusan massa yang melakukan penolakan dikawal petugas kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Situasi sempat memanas, koordinator aksi pun diamankan petugas kepolisian.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak lama berselang, situasi mereda dan pihak PN Binjai membacakan dasar eksekusi. Selanjutnya, eksekusi pun dilakukan dengan pengawalan ketat aparat gabungan.

Menyikapi perkara ini, penasehat hukum dari pihak yang dieksekusi, Said Azhari, menegaskan, bahwa eksekusi yang dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Binjai cacat hukum. Sebab, dalam perkara perdata ini memiliki dua surat putusan pengadilan yang sah.

Baca Juga :   Lapas Binjai Kanwil Kumham Sumut Laksanakan Apel Pagi Rutin Kesiapan Kerja ASN dan Pegawai

Said menjelaskan, dalam perkara ini pihaknya sudah terlebih dahulu mengajukan gugatan dan PN Binjai mengeluarkan putusan nomor 39/PdtG/2015/PN-Bnj. “Dalam putusan itu sudah jelas, aset yang dieksekusi hari ini adalah milik klien kami yang merupakan keturunan raja-raja Melayu Binjai,” ucapnya.

Kemudian, lanjut Said, pihak tergugat dalam putusan 39/PdtG/2015/PN-Bnj dengan inisial LF, melakukan gugatan ke PN Binjai. Dalam gugatan itu, disertakan putusan 39/PdtG/2015/PN-Bnj untuk dibatalkan secara hukum.

“Gugatan untuk membatalkan putusan 39/PdtG/2015/PN-Bnj ditolak oleh majelis hakim. Majelis hakim beralasan tidak memiliki hak untuk membatalkan putusan dimaksud. Hanya saja, majelis mengabulkan permohonan LF terkait kepemilikan aset,” terangnya.

“Dengan demikian, muncul dua surat keputusan yang inkrah. Karena PN Binjai tidak membatalkan putusan 39/PdtG/2015/PN-Bnj yang kami miliki. Seharusnya, dengan putusan PN Binjai yang dimiliki LF, mereka melakukan peninjauan kembali (PK) agar putusan inkrah yang kami miliki dibatalkan. Sehingga tidak terjadi satu aset dua putusan inkrah,” tambahnya.

Baca Juga :   Kalapas Theo Adrianus Beserta Jajaran Hadiri Sertijab dan Lepas Sambut Kasi Binadik Lapas Binjai Kanwil Kumham Sumut

Said melanjutkan, dalam perkara ini juga terindikasi adanya tindak pidana. “Kami menduga SHM milik LF palsu. Kami sudah cek ke BPN dan lapangan, tidak ada dasar LF miliki SHM nomor 1/1969. Sedangkan klien kami jelas memiliki surat grand sultan tahun 1938. Bahkan, aset dalam SHM LF bukan aset yang kami miliki, tetapi berada tepat di belakang aset milik kami,” ungkapnya.

Terkait tindak pidana dugaan pemalsuan SHM itu, Said menyebutkan, bahwa sudah diproses di Polres Binjai dan dua kali gelar perkara di Poldasu. “Laporan pidana juga sudah sangat lama, sejak tahun 2016 tetapi tidak kunjung ditetapkan tersangka. Padahal menurut kami, dua alat bukti untuk menetapkan tersangka sudah terpenuhi. Ini akan kami kejar demi tegaknya hukum di negeri ini,” pungkasnya.(TIM)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Juri Grand Final Pemilihan Duta Genre Kota Binjai Theo Adrianus : ” Duta Genre Harus Jadi Motor Penggerak Kaum Remaja Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045
Belajar Banyak Hal, Kalapas Theo Adrianus Ajak Finalis Duta Genre Study Tour Di Lapas Binjai Kanwil Kemenkumham Sumut
Kalapas Theo Adrianus Beserta Jajaran Hadiri Sertijab dan Lepas Sambut Kasi Binadik Lapas Binjai Kanwil Kumham Sumut
Lapas Binjai Kanwil Kumham Sumut Laksanakan Apel Pagi Rutin Kesiapan Kerja ASN dan Pegawai

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 16:00 WIB

Polres Simalungun Respon Laporan Warga, Kapolsek Tingkatkan Patroli Antisipasi Pencurian Besi Pembatas Jembatan Bah Bolon Perdagangan

Sabtu, 17 Februari 2024 - 14:19 WIB

Pra Peresmian RSUD Tuan Rondahaim Menjadi Rumah Sakit Unggulan Bupati Simalungun Tinjau Lokasi

Rabu, 7 Februari 2024 - 18:00 WIB

Polsek Perdagangan Tangani Aduan Masyarakat tentang Judi Tembak Ikan, Temuan Mengejutkan Terungkap

Senin, 5 Februari 2024 - 20:35 WIB

Jelang Pemilu 2024 Kapolres Simalungun Pimpin Apel Arahan Operasi Mantab Brata 2024

Senin, 5 Februari 2024 - 20:06 WIB

Simpang Tiga Bahapal Sinaksa Diberitakan Sarang Narkoba, Kasnob Polres Simalungun Turun Gunung Lakukan Penyelidikan

Senin, 5 Februari 2024 - 19:15 WIB

Polres Simalungun Gelar Operasi Razia Kendaraan Bermotor, Upaya Cegah Balap Liar dan Jaringan Narkoba

Rabu, 31 Januari 2024 - 15:59 WIB

Kemenangan Bidkum Polda Sumut dan Seksi Hukum Polres Simalungun dalam Sidang Pra Peradilan Kasus Cabul

Selasa, 30 Januari 2024 - 16:41 WIB

Blue Light Patrol Polres Simalungun Berhasil Wujudkan Kondisi Lalulintas yang Tertib dan Aman

Berita Terbaru